Kesehatan2020-09-22 20:32:12

DPRD Lampung: Kenakan Denda Uang Pada Pelanggar Protokol Kesehatan

( words)

DPRD Lampung: Kenakan Denda Uang Pada Pelanggar Protokol Kesehatan

WARTA LENSA INDONESIA (Bandarlampung, 21/07/2020) - Anggota Komisi V DPRD Lampung Lesty Putri Utami mengatakan rencana pemberian sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan melalui Peraturan Gubernur, tidak efektif menumbuhkan kedisiplinan masyarakat.

"Rencana penerapan sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan sepertinya kurang efektif menimbulkan rasa jera dan disiplin masyarakat," ujar Lesty Putri Utami, Selasa (21/07/2020).

Dikutip dari kantor berita Antara.com, Lesty mengatakan penerapan sanksi seharusnya dapat diimbangi dengan sanksi administrasi, untuk membuat jera masyarakat pelanggar protokol kesehatan.

"Kita lihat protokol kesehatan saat ini mulai longgar serta banyak masyarakat tidak mengindahkan protokol kesehatan, dan akan lebih baik sanksi administrasi diterapkan sebab dinilai agak sedikit berat dari pada sanksi sosial. Untuk di Kota Bandarlampung sanksi Rp100.000 hingga Rp150.000 dinilai wajar asalkan tetap tidak memberatkan masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan rencana pembentukan Peraturan Gubernur mengenai penerapan sanksi pelanggar protokol kesehatan, dapat dievaluasi terlebih dahulu kepada daerah lain yang telah terlebih dahulu melaksanakan.

"Ada beberapa daerah yang sudah menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan akan lebih baik Pemerintah Provinsi mempelajari dan menanyakan bagaimana efektivitas, manfaat dan perubahan pola di masyarakat agar aturan yang akan diterapkan dapat maksimal," katanya.

Menurutnya, sanksi akan lebih baik tidak hanya diberikan kepada masyarakat, namun dapat menyasar pedagang ataupun pelaku usaha yang abai terhadap protokol kesehatan.

"Kadang hand sanitizer sudah disediakan di pusat perbelanjaan tetapi masyarakat abai, akan lebih baik bila pengawasan dan sanksi dapat menyasar pelaku usaha, pedagang serta melihat perlengkapan yang disiapkan oleh pelaku usaha apakah sudah sesuai protokol kesehatan atau belum," ucapnya lagi.

Perkembangan kasus COVID-19 di Lampung terus mengalami kenaikan dengan jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 232 kasus, lalu kasus suspek sebanyak 198 serta 3.752 kasus kontak erat.

(kiki/antara)

Leave a Reply

Post Comment ⇾

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe now to get notified about exclusive offers
from The .... every week!