Flash News2020-03-27 08:59:58

Pemprov Lampung Salurkan APD dari Pemerintah Pusat

( words)

Pemprov Lampung Salurkan APD dari Pemerintah Pusat

Bandar Lampung (27/03/2020) – Pemerintah Provinsi Lampung Djunaidiserahkan bantuan tahap awal Alat Pelindung Diri (APD) dan Rapid Test Covid-19 dari Pemerintah Pusat, kepada petugas garda terdepan pemberantasan virus corona di Provinsi Lampung.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (27/3/2020).

Dari informasi yang dihimpun, bantuan yang disalurkan tersebut berupa APD sebanyak 2.000 unit.  Masker N95 sejumlah 50.000 buah.  Cover All Suit sejumlah 2.200 buah dan Masker Bedah sejumlah 5.000 buah.

“Rapid Test akan didistribusikan langsung kepada Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota masing-masing sejumlah 2.400 buah,” ujar Arinal dalam sambutannya.

Ditegaskannya lagi, bantuan tersebut barulah tahap awal, dan akan terus diberikan untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

"Tetapi ini baru awal, masih banyak juga yang akan kita bantu pada nantinya karena kita juga sedang melakukan upaya-upaya apa saja yang kita perlukan," katanya.


Rasionalisasi APBD

Masih dalam arahannya, Arinal mengatakan para Bupati/Walikota juga diperbolehkan melakukan rasionalisasi anggaran untuk menyediakan APD.

"Dalam posisi seperti ini kita boleh melakukan rasionalisasi anggaran, apa saja yang harus disiapkan, kita siapkan dan saya harapkan ini juga sampai di tingkat desa," katanya.

Untuk di tingkat Desa, Arinal menuturkan bisa menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) namun tetap proposional dalam penggunaannya menghadapi Covid-19.

"Tentunya dana yang dikeluarkan harus proposional, berapa penduduknya apa yang harus dibeli, paling tidak masker dan untuk cuci tangan. Sehingga ada kesigapan desa untuk mempersiapkan desanya masing-masing dari ADD," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota terus melakukan proses Purchase Order (PO) atau pesanan pembelian terhadap APD dan pendukung lainnya.

"Jadi tidak berhenti sampai yang kita berikan hari ini tetapi kita masih terus berproses untuk PO alat-alat yang dibutuhkan," ujar Reihana.

Reihana menjelaskan saat ini total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 23 orang, sedang dalam perawatan 17 orang, terkonfirmasi positif 3 orang dan negatif/sembuh 6 orang. Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 431 orang dan meninggal dunia nol.

Ia menyebutkan, data tersebut agar terus diupdate setiap harinya melalui media sosial Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

"Insya Allah dengan kita bergotongroyong pandemik Covid-19 ini bisa kita lalui secara bersama-sama," katanya.

 

(KIKI)

Leave a Reply

Post Comment ⇾

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe now to get notified about exclusive offers
from The .... every week!