Lampung Mulai Pembangunan Industri Ayam Terintegrasi, Investasi Capai Rp600 Miliar

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTALENSAINDONESIA, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Pertanian dan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melakukan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Rahmat Mirzani Djausal dengan Direktur Utama PTPN I terkait penguatan hilirisasi sektor peternakan di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan. Turut hadir Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian yang diwakili Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, serta Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas.

Seremoni groundbreaking dilaksanakan secara daring dan serentak dari Jakarta serta Kabupaten Malang, Jawa Timur. Program hilirisasi ayam terintegrasi ini juga dilaksanakan secara bersamaan di enam wilayah di Indonesia, yakni Provinsi Lampung, Gorontalo, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa proyek hilirisasi ayam terintegrasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah.

“Lampung adalah lumbung pangan nasional. Namun kita tidak boleh berhenti hanya sebagai penyedia bahan mentah. Hilirisasi ayam terintegrasi ini adalah langkah nyata untuk memastikan manfaat ekonomi tetap berada di Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, penguatan hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program hilirisasi ayam terintegrasi.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pangan dan perbaikan gizi sebagai prioritas pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau,” jelasnya.

Di Provinsi Lampung, program ini diwujudkan melalui empat proyek utama, yaitu pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor per jam beserta cold storage berkapasitas 50 ton, pembangunan parent stock dan hatchery ayam layer, pembangunan pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pembangunan pabrik tepung telur tahap kedua. Keempat proyek tersebut akan membentuk ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir, Tahap Awal 13,5 Km Mulai Dikerjakan Tahun Ini

Sekdaprov Marindo berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas harga pakan dan ayam, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat perekonomian daerah. Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar distribusi ayam dilakukan dalam bentuk produk olahan guna meningkatkan nilai tambah.

Selain itu, Pemprov Lampung terus memperkuat sektor hulu melalui peningkatan produksi jagung sebagai bahan baku pakan ternak, penyediaan sarana pendukung, serta penguatan ekonomi desa.

Marindo juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kolaborasi dan sinergi agar program hilirisasi ayam terintegrasi dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Direktur Pakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian Tri Melasari menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan protein hewani secara nasional.

Ia menjelaskan bahwa program hilirisasi ayam terintegrasi direncanakan akan dilaksanakan di 30 provinsi di Indonesia, dengan tahap pertama dimulai di enam provinsi, termasuk Provinsi Lampung.

“Untuk Lampung sendiri direncanakan ada tiga lokasi pengembangan di lahan PTPN, meliputi pembangunan RPHU dan cold storage, pabrik pakan, pengolahan tepung telur dan daging, serta hatchery untuk produksi DOC ayam petelur,” ujarnya.

Menurutnya, Lampung memiliki potensi besar sebagai pemasok kebutuhan daging ayam, baik untuk wilayah Lampung sendiri, Jabodetabek, maupun daerah lain di Sumatera.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menambahkan bahwa proyek ini menjadi tonggak penting dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan di sektor peternakan.

Adapun nilai investasi pembangunan tahap pertama di Lampung mencapai sekitar Rp600 miliar yang mencakup pembangunan fasilitas Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), cold storage, dan pabrik pakan. Tahap selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembangunan industri pakan lanjutan, hatchery, serta parent stock untuk ayam layer dan broiler.

Industri ternak ayam terpadu di kawasan Trikora tersebut diproyeksikan mampu memproduksi hingga 5.760 ton daging ayam karkas per tahun guna memenuhi kebutuhan protein hewani di wilayah Sumatera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wartalensaindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing
Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung
Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK, Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas Pemprov Lampung
Antisipasi Arus Balik Lebaran, LPJU Jalur Bakauheni Diperbaiki dan Ditambah
Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu
Halal Bihalal 1447 H Pemprov Lampung, Gubernur Mirza Ajak Perkuat Sinergi dan Kepedulian kepada Masyarakat
Gubernur Mirza Dorong Sinergi Warga Lampung di Perantauan untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Kinerja Kepolisian, Menhub, dan Seluruh Stakeholder
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:17 WIB

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:15 WIB

Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK, Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas Pemprov Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:58 WIB

Antisipasi Arus Balik Lebaran, LPJU Jalur Bakauheni Diperbaiki dan Ditambah

Senin, 30 Maret 2026 - 15:09 WIB

Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu

Berita Terbaru