Bandar Lampung Nol Kasus Rabies pada Manusia Sepanjang Tahun 2025

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTALENSAINDONESIA, Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat tidak ada kasus rabies pada manusia atau nol kasus sepanjang tahun 2025. Meski demikian, kewaspadaan tetap tinggi mengingat sebanyak 546 kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) tercatat di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengatakan bahwa seluruh kasus gigitan telah ditangani sesuai prosedur dan hingga kini belum ditemukan adanya transmisi rabies dari hewan ke manusia.

“Hingga kini tidak ada warga Kota Bandar Lampung yang terpapar rabies. Semua kasus gigitan telah ditangani dengan baik dan sesuai protokol,” ujar Muhtadi di Bandar Lampung, Kamis (16/10/2025).

Dari total 546 kasus gigitan HPR, mayoritas disebabkan oleh kucing, yakni sebanyak 404 kasus, diikuti oleh anjing 114 kasus, dan kera (monyet) sebanyak 28 kasus.

“Angka gigitan ini cukup tinggi, terutama dari kucing. Tapi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk segera melapor dan kesiapan fasilitas kesehatan membuat pengendalian rabies di kota ini cukup efektif,” tambahnya.

Baca Juga:  PAD Way Kanan Turun Rp164 Miliar, Meli Ardian Pasang Target Ambisius 7 Persen

Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menetapkan tujuh Puskesmas sebagai Rabies Center, yaitu: Puskesmas Satelit, Puskesmas Way Kandis, Puskesmas Kedaton, Puskesmas Panjang, Puskesmas Kota Karang, Puskesmas Sukabumi dan Puskesmas Kemiling.

Keberadaan Rabies Center ini bertujuan untuk mempercepat penanganan bagi korban gigitan HPR agar tidak berkembang menjadi kasus rabies.

“Masyarakat bisa langsung mendatangi puskesmas terdekat yang menjadi pusat rujukan rabies. Penanganan cepat sangat penting dalam mencegah penularan,” jelas Muhtadi.

Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan jika mengalami gigitan dari hewan liar atau peliharaan yang menunjukkan gejala mencurigakan. Warga juga disarankan untuk memvaksin hewan peliharaan secara berkala dan menghindari kontak langsung dengan satwa liar.

Dengan upaya terpadu antara pemerintah dan masyarakat, Kota Bandar Lampung optimistis dapat mempertahankan status “nol kasus rabies pada manusia” di tahun-tahun mendatang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wartalensaindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FORMAL: NEGARA WAJIB HADIR, SELESAIKAN SEGERA PERSOALAN REGISTER 44
LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan
Bupati Way Kanan Kunjungi Pasien MOW di RSHK Baradatu Peringati Harganas ke-33
Tiga Terduga Pelaku Pencurian Getah Karet PT BLS Diamankan Polsek Pakuan Ratu
Semangat Gotong Royong Warnai Pembersihan Saluran Irigasi di Kampung Pisang Indah
Bupati Ayu Asalasiyah Evaluasi Kinerja Mal Pelayanan Publik Way Kanan, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan
Pemkab Way Kanan Benahi Mal Pelayanan Publik, Siapkan Layanan Lebih Modern dan Inklusif
Bupati Ayu Asalasiyah Resmi Buka Porkab Way Kanan 2026 Cabang Sepak Bola
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:47 WIB

FORMAL: NEGARA WAJIB HADIR, SELESAIKAN SEGERA PERSOALAN REGISTER 44

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:30 WIB

LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:03 WIB

Bupati Way Kanan Kunjungi Pasien MOW di RSHK Baradatu Peringati Harganas ke-33

Senin, 29 Juni 2026 - 15:02 WIB

Tiga Terduga Pelaku Pencurian Getah Karet PT BLS Diamankan Polsek Pakuan Ratu

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:59 WIB

Semangat Gotong Royong Warnai Pembersihan Saluran Irigasi di Kampung Pisang Indah

Berita Terbaru

Bandar Lampung

LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:30 WIB