Langkah Dinkes Memutus Mata Rantai HIV AIDS di Bandar Lampung

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTALENSAINDONESIA, Bandar Lampung — Tingginya angka temuan kasus HIV di Kota Bandar Lampung belakangan ini bukan menjadi sinyal darurat wabah baru.

 

Sebaliknya, hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Dinas Kesehatan (Diskes) dalam membongkar fenomena “gunung es” penyakit menular tersebut di tengah masyarakat.

 

Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Diskes kini menerapkan strategi jemput bola dengan turun langsung ke berbagai lokus.

 

Hasilnya, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk penapisan (screening) HIV melampaui target hingga lebih dari 119 persen.

 

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Muhtadi A. Temenggung, menegaska tingginya angka temuan justru menunjukkan keberhasilan pelacakan.

 

“Jika capaian sudah di atas 100 persen, artinya mitigasi risiko keberlanjutan penyebaran sudah kita tangani. Ini bukan darurat, melainkan bukti keseriusan kita memutus mata rantai penularan menuju target Eliminasi HIV 2030,” tegasnya.

 

Dalam pelaksanaan di lapangan, Diskes memfokuskan screening terhadap delapan kelompok indikator SPM, yakni ibu hamil, penderita TBC, penderita Infeksi Menular Seksual (IMS).

 

Kemudian Wanita Pekerja Seksual (WPS), Lelaki Seks Lelaki (LSL), waria, Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), serta Warga Binaan Pemasyarakatan.

 

Terkait temuan reaktif, termasuk 227 kasus pada kelompok LSL, dr. Liskha menegaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil kerja aktif petugas di lapangan.

 

Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula pasien mendapatkan akses pengobatan sehingga potensi penularan dapat ditekan.

Baca Juga:  Walikota Eva Dwiana Menyalurkan Insentif Kepada Para Kader Posyandu, BKB Dan Tim Pendamping Keluarga

 

Khusus ibu hamil, Diskes menerapkan program Triple Eliminasi secara gratis. Setiap ibu hamil wajib menjalani screening HIV, sifilis, dan hepatitis guna mencegah penularan dari ibu ke bayi.

 

Kemudian, untuk layanan pengobatan, sebanyak 31 puskesmas di Bandarlampung telah memberikan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP).

 

Diskes juga menerapkan strategi Fast Track 95-95-95, yakni 95 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) terdiagnosis, 95 persen mendapatkan terapi Antiretroviral (ARV), dan 95 persen mencapai supresi virus.

 

“Pasien yang rutin minum obat sesuai dosis dapat menekan jumlah virus dalam tubuhnya. Dengan kondisi tersupresi, virus tidak lagi mudah menular dan harapan hidup tetap panjang serta produktif,” jelasnya.

 

 

Selain itu, guna dalam menjangkau lokus khusus seperti tempat hiburan malam, Diskes menggandeng lintas sektor, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga komunitas Indonesia AIDS Coalition (IAC).

 

Pemkot Bandarlampung juga menjamin penuh kerahasiaan identitas pasien secara by name by address.

 

Diskes mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks. HIV tidak menular melalui pelukan, sentuhan, berbagi alat makan, obrolan, maupun penggunaan toilet umum.

 

“Penularan hanya terjadi melalui kontak darah, hubungan seksual tidak aman, serta dari ibu positif ke anak yang dikandungnya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wartalensaindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Dedi Irawan Hadiri Perpisahan Siswa-Siswi Sd Dan Smp It Mahdhuri Diniyah 3 Krui
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Resmikan Gedung PONED Puskesmas Bangkunat
HUT Ke 13, Pesisir Barat Berteman ” Optimalisasi Potensi Daerah Menuju Pesisir Barat yang Unggul. “
Dinas Sosial, P3AKB Pesisir Barat Gelar Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak
Pemkot Bandar Lampung Bersama TNI Percepat Normalisasi Sungai Di Kelurahan Jagabaya 1
Forum Camat Kota Bandar Lampung Gerak Cepat Bersihkan Aliran Sungai
Bupati Dedi Irawan Lantik 9 Pejabat, Tekankan Kinerja Dan Disiplin
Walikota Eva Dwiana Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah Dalam Mempercepat Penanganan Mitigasi Banjir
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Bupati Dedi Irawan Hadiri Perpisahan Siswa-Siswi Sd Dan Smp It Mahdhuri Diniyah 3 Krui

Selasa, 28 April 2026 - 11:33 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Resmikan Gedung PONED Puskesmas Bangkunat

Rabu, 22 April 2026 - 11:36 WIB

HUT Ke 13, Pesisir Barat Berteman ” Optimalisasi Potensi Daerah Menuju Pesisir Barat yang Unggul. “

Selasa, 21 April 2026 - 12:02 WIB

Dinas Sosial, P3AKB Pesisir Barat Gelar Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:29 WIB

Pemkot Bandar Lampung Bersama TNI Percepat Normalisasi Sungai Di Kelurahan Jagabaya 1

Berita Terbaru