WARTALENSAINDONESIA, Bandar Lampung — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung tekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah kota.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandarlampung, Idham Basyar, mengatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang pada Minggu malam (22/2/2026) menyebabkan pohon tumbang di lima lokasi, genangan air di beberapa titik, serta satu tanah longsor di Teluk Betung Timur. Tim BPBD diterjunkan untuk menangani dan mengevakuasi dampak bencana.
“Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Pemadam Kebakaran, DPPT, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas PU. Semua laporan bencana ditindaklanjuti dengan cepat,” ungkapnya, 23/02/2026.
Ia juga menekankan bahwa proses evakuasi dan pembersihan material sudah selesai, sementara titik lain masih dalam tahap penanganan oleh petugas dilapangan.
Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi resmi terkait cuaca ekstrem, dan segera melaporkan kejadian darurat melalui call center BPBD, atau instansi terkait. Menurut Idham, prediksi cuaca ekstrem diperkirakan akan berlangsung hingga bulan depan, sehingga kewaspadaan warga tetap menjadi prioritas.














