Kota Bandar Lampung Akan Menjadi Percontohan Sebagai Penanggulangan Penyebaran Penyakit TBC

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTALENSAINDONESIA, Bandar Lampung – WaliKota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Bandar Lampung akan menjadi percontohan sebagai kota dalam penanggulangan penyebaran penyakit TBC, pada Selasa (14/4/2026).

“Kita akan terus rutin melakukan pengecekan rutin terhadap pasien khusunya keluarga, untuk meminimalisir penyebaran penyakit TB,” ucap Bunda Eva saat mendampingi  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Bapak Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bapak Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan ke Puskesmas Wayhalim Kota Bandar Lampung,  kunjungan ini pun turut didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Adapun tujuan kunjungan untuk melihat langsung Pelaksanaan Program Kesehatan didaerah dan penanggulangan penyebaran penyakit TB (Tuberkulosis) di Kota Bandar Lampung.

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus mengingatkan penanggulangan  Tuberkulosis (TB) sekaligus memastikan layanan kesehatan tingkat pertama berjalan optimal dalam mendeteksi dan menangani kasus TB di masyarakat.

Baca Juga:  Satpol PP Bandar Lampung Perketat Peredaran Minuman Keras (Miras) Selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

“Untuk penderita TB, keluarga dan lingkungan sekitarnya juga harus dilakukan  pemeriksaan paru. Karena seseorang bisa saja terinfeksi hari ini, tetapi gejalanya baru muncul dan terdeteksi tahun depan,” ungkap Benjamin.

Ia mengatakan, bagi penderita TB dapat diatasi dan disembuhkan total dengan pengobatan medis tepat, serta pengobatan gratis yang tersedia di Puskesmas.

Dirinya berharap puskesmas agar lebih aktif melakukan pelacakan kontak erat pasien TB, sebab langkah tersebut menjadi kunci memutus rantai penularan serta mempermudah proses penyembuhan.

Benjamin mengungkapkan, saat ini masih tingginya  potensi kasus baru akibat lemahnya upaya pencegahan, contohnya dalam satu  wilayah bisa saja terdapat 100 pasien yang telah di obati namun pada tahun berikutnya muncul kembali jumlah kasus yang sama.

“Pencegahan di setiap wilayah harus di perkuat, agar kasus baru tidak muncul setiap tahunnya,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wartalensaindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FORMAL: NEGARA WAJIB HADIR, SELESAIKAN SEGERA PERSOALAN REGISTER 44
LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan
Bupati Way Kanan Kunjungi Pasien MOW di RSHK Baradatu Peringati Harganas ke-33
Tiga Terduga Pelaku Pencurian Getah Karet PT BLS Diamankan Polsek Pakuan Ratu
Semangat Gotong Royong Warnai Pembersihan Saluran Irigasi di Kampung Pisang Indah
Bupati Ayu Asalasiyah Evaluasi Kinerja Mal Pelayanan Publik Way Kanan, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan
Pemkab Way Kanan Benahi Mal Pelayanan Publik, Siapkan Layanan Lebih Modern dan Inklusif
Bupati Ayu Asalasiyah Resmi Buka Porkab Way Kanan 2026 Cabang Sepak Bola
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:47 WIB

FORMAL: NEGARA WAJIB HADIR, SELESAIKAN SEGERA PERSOALAN REGISTER 44

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:30 WIB

LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:03 WIB

Bupati Way Kanan Kunjungi Pasien MOW di RSHK Baradatu Peringati Harganas ke-33

Senin, 29 Juni 2026 - 15:02 WIB

Tiga Terduga Pelaku Pencurian Getah Karet PT BLS Diamankan Polsek Pakuan Ratu

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:59 WIB

Semangat Gotong Royong Warnai Pembersihan Saluran Irigasi di Kampung Pisang Indah

Berita Terbaru

Bandar Lampung

LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:30 WIB