Tekan Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Fokus Awasi 4 Daerah Penilaian IHK

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTALENSAINDONESIA, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperkuat langkah pengawasan harga dan pasokan bahan pokok guna menjaga stabilitas Indeks Harga Konsumen (IHK) serta daya beli masyarakat. Langkah strategis ini diputuskan dalam High Level Meeting (HLM) TPID yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (12/5/2026).

Sekdaprov Marindo mengungkapkan bahwa laju inflasi Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat sebagai yang terendah secara nasional, yakni berada di angka 0,53 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Meski mencatat prestasi positif, ia menegaskan bahwa pengawasan yang berkelanjutan tetap diperlukan agar stabilitas harga terus terjaga secara konsisten.

“Inflasi Lampung saat ini menjadi yang terendah secara nasional. Namun, kondisi ini harus terus kita jaga melalui langkah konkret dan pengawasan yang berkelanjutan,” ujar Marindo yang juga menjabat sebagai Ketua Harian TPID Provinsi Lampung.

Sebagai langkah antisipatif, Pemprov Lampung akan memprioritaskan intervensi dan pengawasan khusus pada empat daerah penilaian IHK, yaitu Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Mesuji, Kota Bandar Lampung, dan Kota Metro. Pengawasan pasar akan dipusatkan terlebih dahulu di keempat daerah tersebut sebelum diperluas ke 11 kabupaten lainnya.

Fokus pemantauan diarahkan pada enam komoditas pangan pokok yang kerap mengalami fluktuasi atau kenaikan harga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP). Keenam komoditas tersebut meliputi: Beras medium, Cabai merah keriting, Cabai rawit merah, Bawang merah, Gula pasir kemasan, Minyak goreng Minyakita

Baca Juga:  Gubernur Mirza dan Wamen Investasi Tinjau Lokasi Pabrik Bioetanol di Lampung, Konstruksi Ditargetkan Mulai Tahun Ini

“Komoditas ini menjadi perhatian kita bersama. Penanganannya harus menghasilkan data yang realistis dan konkret, serta mampu menuntaskan persoalan dari hulu hingga hilir sampai ke tangan konsumen,” tegas Marindo.

Ia menginstruksikan jajaran TPID provinsi untuk bersinergi aktif dengan TPID di empat kabupaten/kota, para distributor, hingga pelaku usaha pangan untuk turun langsung memantau kondisi pasar secara masif. Menurutnya, keberhasilan pengendalian inflasi harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui ketersediaan barang dengan harga yang wajar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Asrul Tristianto, menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus melakukan pemantauan intensif di tingkat agen maupun distributor.

Selain pengawasan rantai pasok, pemerintah juga menggelar intervensi langsung melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini difokuskan untuk menekan laju harga komoditas yang melampaui batas HET dan HAP.

“Gerakan Pangan Murah dilaksanakan dengan memperhatikan ketepatan sasaran dan lokasi, terutama di daerah-daerah yang menjadi titik penilaian IHK,” kata Asrul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wartalensaindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Hidayat, Wagub Jihan Apresiasi Peran Pesantren Cetak Generasi Berakhlak
Gubernur Mirza Dorong Revitalisasi Desa Budaya, Perkuat Identitas dan Pariwisata Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir, Akses Warga Kini Jauh Lebih Cepat
Gubernur Mirza Tebar 33 Ribu Bibit Ikan di Sungai Mesuji, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Pimpin Rakerda YKI Lampung, Wagub Jihan Perkuat Program Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker
Wagub Jihan Dorong Percepatan Digitalisasi Keuangan, QRIS Tap Resmi Diterapkan di Smart BRT Itera
Gubernur Mirza Bentuk Tim Khusus Optimalkan PNBP Kehutanan, Dorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Gubernur Mirza Bentuk Tim Khusus Optimalkan PNBP Kehutanan, Dorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:58 WIB

Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Hidayat, Wagub Jihan Apresiasi Peran Pesantren Cetak Generasi Berakhlak

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:16 WIB

Gubernur Mirza Dorong Revitalisasi Desa Budaya, Perkuat Identitas dan Pariwisata Lampung

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:17 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir, Akses Warga Kini Jauh Lebih Cepat

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:14 WIB

Gubernur Mirza Tebar 33 Ribu Bibit Ikan di Sungai Mesuji, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:12 WIB

Pimpin Rakerda YKI Lampung, Wagub Jihan Perkuat Program Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker

Berita Terbaru

Bandar Lampung

LIM Desak Keterbukaan DLH Lampung Terkait Persoalan Lingkungan

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:30 WIB